Berita

Deputi Komisioner Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Moch Ihsanuddin/RMOL

Bisnis

Pesan OJK Untuk Industri Asuransi: Instrumen Investasi EBA Lebih Aman

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 11:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pemahaman terkait keamanan instrumen investasi Efek Beragun Aset (EBA) yang tampaknya masih diragukan oleh industri asuransi.

Deputi Komisioner Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Moch Ihsanuddin mengatakan, minimnya investasi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi disebabkan karena kurangnya pemahaman yang memicu kekhawatiran akan keamanan dana.

Padahal, Ihsanuddin menyebut, instrumen EBA memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

"Sebetulnya yang namanya EBA dari teori keamanan itu ada bankruptcy remote, dia itu tidak bisa dipailitkan," ujarnya dalam webinar bertajuk "Instrumen Investasi yanng Aman dan Menguntungkan Bagi Dana Pensiun" pada Kamis (5/11).

"Artinya, meskipun perusahaan (atau) penerbitnya pailit, dia tetap stay karena di-back dengan aset yang jelas, apalagi KPR yang mana itu finansial dan legal due diligence," sambung dia.

Selain itu, ia juga menjelaskan EBA memiliki klausul jika terjadi macet, maka akan diganti.

"Nah ini lebih secure lagi, hal-hal seperti ini perlu diberikan pemahaman," pungkasnya.

Populer

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Jurus Anies dan Prabowo Mengunci Kelicikan Jokowi

Rabu, 24 April 2024 | 19:46

Tim Hukum PDIP Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda

Selasa, 23 April 2024 | 19:52

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

Bey Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Haji Jawa Barat

Rabu, 01 Mei 2024 | 08:43

UPDATE

Hadiri Halal Bihalal Ansor, Kapolda Jateng Tegaskan Punya Darah NU

Jumat, 03 Mei 2024 | 06:19

Bursa Bacalon Wali Kota Palembang Diramaikan Pengusaha Cantik

Jumat, 03 Mei 2024 | 06:04

KPU Medan Tunda Penetapan Calon Terpilih Pileg 2024

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:50

Pensiunan PNS di Lubuklinggau Bingung Statusnya Berubah jadi Warga Negara Malaysia

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:35

Partai KIM di Kota Bogor Kembali Rapatkan Barisan Jelang Pilkada

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:17

PAN Jaring 17 Kandidat Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:58

Benny Raharjo Tegaskan Golkar Utamakan Kader untuk Pilkada Lamsel

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:41

Pria di Aceh Nekat Langsir 300 Kg Ganja Demi Upah Rp50 Ribu

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:21

Alasan Gerindra Pagar Alam Tak Buka Pendaftaran Bacawako

Jumat, 03 Mei 2024 | 03:57

KPU Tubaba Tegaskan Caleg Terpilih Tidak Dilantik Tanpa Serahkan LHKPN

Jumat, 03 Mei 2024 | 03:26

Selengkapnya