Berita

Pembukaan Konsulat Jenderal UEA di Laayoune pada Rabu, 4 November 2020/Net

Dunia

Buka Konsulat Jenderal Di Laayoune, UEA Selalu Dukung Maroko

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 08:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (UEA) membuka Konsulat Jenderal di Laayoune, mengikuti jejak sembilan negara lainnya.

Pembukaan Konsulat Jenderal UEA di Laayoune dilakukan pada Rabu (4/11) dengan sebuah upacara hybrid. Menteri Luar Negeri UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan menjadi seorang yang hadir secara virtual.

"Tindakan ini merupakan indikasi dari sifat lama dan strategis yang selalu menandai hubungan antara kedua negara kita," ujar Al Nahyan dalam pidato video yang direkam sebelumnya dalam upacara pembukaan yang dikutip oleh MAP.


Al Nahyan mengatakan, pembukaan konsulat UEA di Laayoune merupakan bukti hubungan solid kedua negara dan harapan untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam bidang ekonomi.

Ia juga menyoroti bagaimana hubungan antara Maroko dan UEA terjalin dengan landasan persaudaraan yang tulus, solidaritas permanen, saling menghormati, dan kerja sama konstriktif.

Di masa kepemimpinan Raja Mohammed VI, Al Nahyan mengatakan, hubungan antara Maroko dan UEA terus diperkuat. Ia juga memuji kepemimpinan Raja Mohammed VI yang berhasil menegakkan perdamaian, stabilitas keamanan kawasan, dan dukungan internasional untuk penyelesaian konflik.

"UEA selalu mendukung Maroko di berbagai forum regional dan internasional yang mencerminkan ikatan persaudaraan dan kerja sama bermanfaat antara kedua negara," lanjutnya.

Selain Al Nahyan, Dutabesar UEA di Rabat, Al Asri Saeed Ahmed Aldhaheri juga memberikan sambutannya dalam upacara pembukaan konsulat yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-45 Green March itu.

Aldhaheri menegaskan bahwa perwakilan diplomatik ini akan membuka prospek yang luas bagi peningkatan kerjasama dan pengembangan hubungan bilateral, sesuai arahan para pemimpin kedua negara yang berpandangan jauh ke depan.

Selain Al Nahyan dan Aldhaheri, Menteri Luar Negeri Nasser Bourita, Gubernur Laayoune Abdeslam Bekrate, Ketua Dewan Daerah Sidi Hamdi Ould Errachid, serta sejumlah diplomat dan pejabat juga hadir dalam upacara tersebut.

Dengan upacara itu, maka UEA menjadi negara kesembilan yang membuka konsulatnya di Laayoune. Delapan negara yang sudah memiliki konsulat di sana antara lain Union of the Comoros, Gabon, Republik Afrika Tengah, Sao Tome dan Principe, Burundi, Côte d'Ivoire, Eswatini dan Zambia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya