Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Ist

Politik

Dianggap Kerja Nyata, 64 Persen Publik Merasa Puas Dengan Kinerja Presiden Jokowi

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 23:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mayoritas masyarakat Indonesia merasa puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo yang telah memasuki setahun pemerintahan di periode 2019-2024.

Dalam survei Indo Barometer yang dilakukan 10-17 Oktober 2020, sebanyak 4,3 persen responden menyatakan sangat puas dengan kinerja Jokowi. Kemudian 60,3 persen responden mengatakan puas.

Sementara 31,3 persen responden menyatakan tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi dan 1,8 persen responden menyatakan sangat tidak puas.


"Yang menyatakan sangat puas dan puas itu 64 persen. Yang menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas kalau digabung itu 33 persen. Jadi mayoritas itu masih puas," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari dalam merilis surveinya, Rabu (4/11).

Adda beberapa alasan yang mendasari publik merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Beberapa di antaranya karena Jokowi dinilai bekerja secara nyata, merakyat, dan banyak pembangunan infrastuktur.

Sementara masyarakat yang mengaku tidak puas menilai, kebijakan Presiden Jokowi menguntungkan pihak tertentu, persepsi banyak pekerja asing, perekonomian Indonesia menurun dan terbatasnya lapangan kerja.

Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner kepada WNI yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya