Berita

Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Kecam Serangan Teror Wina, Joe Biden: Kita Harus Bersatu Lawan Kebencian

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden mengecam serangan teror di Wina, Austria.

Melalui akun Twitter-nya, Biden mengatakan penembakan brutal yang terjadi di Wina pada Senin malam (2/11) merupakan hal yang mengerikan.

"Setelah serangan teroris yang mengerikan malam ini di Wina, Austria, Jill dan saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka. Kita semua harus bersatu melawan kebencian dan kekerasan," cuit Biden pada Selasa (3/11).


Kecaman Biden terhadap serangan teror Wina menyusul pernyataan yang sama dari berbagai pemimpin dunia lainnya, mulai dari Kanada, Australia, Inggris, Italia, hingga Spanyol.

Serangan di Wina terjadi sekitar pukul 8 malam, membuat sedikitnya dua orang meninggal dunia dan 15 lainnya terluka. Salah satu korban meninggal adalah satu penyerang.

Banyaknya korban serangan teror Wina karena terjadi di beberapa titik, termasuk jalan pusat kota dan enam lokasi lainnya.

Kanselir Austria Sebastian Kurz dan Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer mengecam serangan teror itu.

Operasi khusus besar-besaran telah diluncurkan setelah serangan itu, dengan ratusan petugas penegak hukum terlibat.

Serangan teror Wina juga terjadi setelah aksi yang serupa mengguncang Prancis. Negara tersebut mengalami tiga serangan teror yang diduga terkait dengan ekstremis Muslim.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya