Berita

Gelandang Man United, Paul Pogba, hanya bisa terduduk usai kembali menelan kekalahan di Old Trafford/Net

Sepak Bola

Bantah Man United Kalah Di Kandang, Begini Penjelasan Presiden Jancukers

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bagi sebagian pencinta sepak bola dunia, Stadion Old Trafford yang merupakan kandang bagi klub Manchester United, dinilai kian hari kian memudar keangkerannya.

MU yang mampu mendominasi sepak bola Inggris selama belasan tahun itu pun seolah jadi macan ompong saat tampil di kandang sendiri. Kekalahan bukan lagi hal yang langka terjadi di Old Trafford.

Terkini, menghadapi Arsenal dalam pekan ke-7 Premier League Minggu malam (1/11), Setan Merah dipaksa menelan pil pahit. Kalah 0-1 dari tamunya, The Gunners.


Namun demikian, dalam pandangan seniman Sudjiwo Tedjo, MU tidak kalah di kandang mereka.

"Buaya ini kalah di kandang sendiri. Betul. Tapi, MU kalah di kandang sendiri, salah," cuit Sudjiwo Tedjo dalam akun Twitter @sudjiwotedjo, Senin (2/11) sambil menyertakan sebuah video yang menunjukkan seekor buaya yang kalah bertarung dari macan tutul meski berada di air.

Presiden Jancukers ini pun kemudian membeberkan alasannya,"Old Trafford itu lokasinya di Inggris, Inggris adalah Britania Raya, imperium dunia... kandang seluruh manusia, bukan cuma MU .. IQ? IQ? IQ? Heuheuheu. #GGMU."

Untuk diketahui, Man United sudah tiga kali kalah sepanjang Premier League musim ini. Ironisnya, ketiga kekalahan itu justru terjadi di markas mereka, Stadion Old Trafford.

Tim pertama yang mempermalukan Setan Merah di Old Trafford adalah Crystal Palace yang menang 3-1 pada 19 September 2020. Kemudian giliran Tottenham Hotspur yang menggulung MU dengan skor 6-1 pada 4 Oktober 2020.

Terakhir, sesama klub London Utara, Arsenal, ikut memperparah keterpurukan MU di Old Trafford melalui gol tunggal Pierre-Emerick Aubameyang, Minggu (1/11).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya