Berita

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran dalam RMOL World View pada Senin, 2 November 2020/RMOL

Dunia

Donald Trump Atau Joe Biden, Siapa Yang Menguntungkan Indonesia?

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) sudah di depan mata. Banyak pemilih sudah memberikan suaranya melalui pemilihan awal. Namun penentuan siapa yang akan memenangkan kursi di Gedung Putih tetap akan berlangsung pada 3 November.

Di sela-sela agenda demokrasi AS, nama Indonesia disebut-sebut hingga Menteri Luar Negeri Mike Pompeo melakukan kunjungan hanya beberapa hari menjelang pemilihan.

Namun, siapa sebenarnya yang lebih menguntungkan Indonesia? Apakah petahana dari Partai Republik, Donald Trump atau lawannya dari Partai Demokrat, Joe Biden?


Pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah mengatakan pilihan tersebut tergantung pada perspektif Indonesia.

"Kalau kita tidak percaya diri, merasa tidak aman, maka bagi sebagian orang, Trump itu menarik," ujarnya dalam dalam RMOL World View betajuk "Indonesia Kembali ke Pelukan Teman Lama?" pada Senin (2/11).

Sebaliknya, menurut Teuku, begi mereka yang peduli pada isu hak asasi manusia (HAM) dan keberlanjutan ekonomi, maka akan merasa lebih diuntungkan oleh Biden.

"Mereka yang concern kepada security approach, pasti memilih Trump. Tapi mereka yang concern kepada economic approach dan berharap ada standarisasi ekonomi yang lebih baik, standar-standar yang kontrak yang lebih baik, mungkin akan memilih Joe Biden," terangnya.

Meski begitu, Teuku menggarisbawahi, prinsip-prinsip good governance di Indonesia harus diterapkan agar Indonesia tidak banyak bergantung atau terpengaruhi oleh negara lain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya