Berita

Baliska Notra Dame yang dipenuhi oleh aparat kepolisian ketika serangan terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2020/Net

Dunia

Polisi Prancis: Enam Tersangka Dalam Penyelidikan Serangan Gereja Nice

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua pria lainnya ditangkap karena terkait dengan serangan gereja Nice pada pekan lalu yang membuat tiga orang meninggal dunia.

Totalnya, terdapat enam tersangka yang saat ini ditahan dan dalam proses penyelidikan polisi. Dua pria yang ditangkap diketahui melakukan kontak terakhir dengan tersangka penyerang.

Sumber polisi Prancis mengungkap, penangkapan terakhir terjadi pada Sabtu (31/10).


Dikutip dari Reuters pada Senin (2/11), tersangka pertama merupakan penyerang yang berusia 21 tahun dari Tunisia. Dengan pisaunya, pria tersebut memenggal kepala seorang wanita dan membunuh dua orang lainnya di Baliska Notre Dame pada Kamis (29/10).

Tersangka langsung ditembak oleh polisi dan saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Penangkapan terbaru dalam kasus tersebut melibatkan dua pria dari kota Grasse, dekat pantai Prancis selatan dekat Nice.

Kepala jaksa anti-terorisme Prancis mengatakan pria yang diduga melakukan serangan Nice telah tiba di Eropa pada 20 September di Lampedusa, pulau Italia di lepas Tunisia.

Penyelidik di Italia juga meningkatkan penyelidikan tentang pergerakan dan kontak tersangka penyerang di pulau Sisilia.

Mereka yakin dia mungkin menghabiskan waktu di sana setelah pergi dari Lampedusa ke Bari pada awal Oktober dengan kapal yang digunakan untuk mengkarantina migran.

Di Bari, dia diyakini telah diberi perintah pengusiran yang mewajibkan dia untuk meninggalkan Italia dalam waktu seminggu.

Penyelidik sedang mencari kemungkinan tersangka penyerang tinggal di kota Alcamo Sisilia selama 10 hari.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya