Berita

Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden dan petahana dari Partai Republik, Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Menuju Pilpres AS, Joe Biden Masih Unggul 10 Poin Dari Donald Trump

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 09:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) hanya tinggal hitungan jam. Hasil jajak pendapat sendiri masih dimenangkan oleh kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Jajak pendapat terakhir yang dilakukan oleh NBC News dan Wall Street Journal menunjukkan, Biden memimpin 10 poin dari petahana, Presiden Donald Trump.

Biden saat ini unggul dengan 52 persen, di bandingkan Trump 42 persen di antara pemilih yang terdaftar nasional.


"Ini adalah survei ke-11 yang kami lakukan pada 2020, dan begitu sedikit perubahan," kata juru jajak pendapat Demokrat, Peter Hark.

Sementara itu, juru jajak pendapat Partai Republik, Bill McInturff dari Strategi Opini Publik memperingatkan bahwa Trump memiliki kemampuan untuk tampil pada Hari Pemilu.

"Ini adalah pemilihan paling kompetitif yang dapat saya bayangkan jika Anda turun 10 poin secara nasional," ujar McInturff,

Jajak pendapat pra-pemilihan menemukan, Biden berada di depan Trump dengan 6 poin, 51 persen hingga 45 persen, di 12 negara bagian medan pertempuran gabungan, yaitu Arizona, Florida, Georgia, Iowa, Maine, Michigan, Minnesota, North Carolina, New Hampshire , Nevada, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Jajak pendapat yang dilakukan dari 29 hingga 31 Oktober menemukan bahwa 57 persen pemilih tidak setuju dengan penanganan Trump terhadap pandemi Covid-19, sementara 55 persen menyetujui pemerintahannya dalam menangani dampak ekonomi.

Survei tersebut dirilis karena Biden dan Trump melakukan upaya terakhir untuk mengamankan surat suara di negara bagian medan pertempuran.

Sesuai dengan Proyek Pemilu Amerika Serikat, lebih dari 93 juta orang Amerika telah memberikan suara mereka pada Minggu siang (1/11), sebesar 67,7 persen dari total suara yang dihitung dalam pemilu 2016.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya