Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam konferensi pers virtual pada Minggu, 1 November 2020/RMOL.

Bisnis

Resmi, AS Perpanjang Fasilitas GSP Kepada Indonesia

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 12:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi telah memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia.

Keputusan itu diambil melalui United States Trade Representative (USTR), pada Jumat (30/10).

"Keputusan ini diambil setelah USTR melakukan reviw terhadap fasilitas GSP untuk Indonesia selama kurang lebih 2,5 tahun sejak Maret 2018," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual pada Minggu (1/11).


Perpanjangan GSP sendiri Retno katakan selalu diupayakan oleh Indonesia dalam setiap kesempatan pertemuan dengan AS, salah satunya ketika Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berkunjung pada Kamis (29/10).

"Dalam kunjungan Menlu AS Mike Pompeo tiga hari yang lalu ke Indonesia, baik dalam pertemuan bilateral dengan saya dan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo, isu GSP ini juga kita bahas bersama," lanjut Retno.

Retno menuturkan, pemberian fasilitas GSP merupakan salah satu wujud konkret kemitraan strategis kedua negara yang menguntungkan satu sama lain.

"Keputusan USTR ini tentunya kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan dapat terus kita manfaatkan untuk memperkuat perdagangan kita dengan AS," paparnya.

Adapun proses perpanjangan sendiri, Retno katakan telah dikawal langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Di mana tujuannya untuk menciptakan perdagangan yang kuat dan menjadi katalis investasi kedua negara.

Untuk selanjutnya, ia juga menyebut, kedua negara sepakat untuk mengupayakan pembahasan kemitraan perdagangan yang lebih komprehensif dan permanen.

GSP merupakan fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh pemerintah AS kepada negara-negara berkembang sejak 1974. Indonesia sendiri mendapatkan fasilitas GSP untuk pertama kalinya pada 1980.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya