Berita

Topan Goni menghantam sejumlah daerah di Filipina/Net

Dunia

Bawa Angin Kencang Nan Dahsyat, Topan Super Goni Hantam Filipina

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Topan super Goni menghantam pulau utama Filipina, Luzon pada Minggu (1/11), membawa angin kencang yang dahsyat dan hujan lebat.

Sepanjang tahun ini, Topan Goni merupakan badai terkuat di dunia yang menambah kekuatannya dengan kecepatan angin 225 km per jam hingga 310 km per jam.

Dimuat Reuters, otoritas Filipina mengevakuasi hampir satu juta orang ke tempat yang lebih aman sebelum Goni mendekati provinsi timur dan membuat pendaratan di Catanduanes dan Albay di wilayah Bicol.


Biro cuaca mengatakan angin kencang yang dahsyat dan curah hujan yang deras diperkirakan akan terjadi di provinsi Bicol serta sebagian dari Quezon, Laguna dan Batangas, selatan ibu kota Manila.

"Ini situasi yang sangat berbahaya untuk daerah-daerah ini," kata biro cuaca dalam buletin.

Ibukota Manila juga berada dalam jalur yang diproyeksikan Goni. Pendaratan ketiga diperkirakan akan melanda provinsi Quezo.

Antara 19 juta hingga 31 juta orang dapat terpengaruh, termasuk mereka yang berada di zona bahaya.

Peringatan gelombang badai telah dikeluarkan, sementara para pejabat juga telah mengingatkan mereka yang berada di pusat evakuasi untuk mengamati jarak sosial karena penyebaran virus corona juga menjadi perhatian.

Puluhan penerbangan internasional dan domestik telah dibatalkan karena otoritas penerbangan sipil memerintahkan penutupan satu hari dari gerbang utama Manila, Bandara Internasional Ninoy Aquino.

Goni adalah salah satu topan terkuat yang melanda Filipina sejak Haiyan, yang menewaskan lebih dari 6.300 orang pada 2013.

Hantaman Topan Goni terjadi setelah Topan Molave beberapa hari lalu yang menewaskan 22 orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya