Berita

Presiden UMNO, Ahmad Zahid Hamidi/Net

Dunia

Walau Dukung PM Muhyiddin, UMNO Ingin Pemilu Segera Digelar Setelah Covid-19 Terkendali

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 11:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) menegaskan kembali dukungannya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. Meski begitu, mereka juga menyerukan diadakannya pemilihan umum secepatnya setelah pandemi Covid-19 terkendali.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah UMNO mengadakan rapat dewan tertinggi pada Kamis malam (29/10).

"Semua anggota kabinet yang mewakili UMNO akan terus berada di pemerintahan dan berkomitmen untuk melindungi kesejahteraan rakyat dan mempertahankan kehormatan partai," ujar Presiden UMNO, Ahmad Zahid Hamidi, seperti dikutip CNA.


Pernyataan tersebut muncul di tengah pembicaraan tentang kemungkinan perombakan kabinet Muhyiddin, dengan beberapa menyarankan adanya wakil perdana menteri dari UMNO.

Lewat pernyataan itu, Ahmad Zahid mengatakan pihaknya akan terus fokus dan konsisten pada gencatan senjata politik dan agenda rekonsiliasi nasional, guna menanggulangi Covid-19 serta stabilitas politik.

Meski begitu, ia juga mengatakan pemerintah harus ingat pada amanat rakyat dengan menggelar pemilihan umum setelah pandemi Covid-19 terkendali.

"UMNO ingin mengulangi dengan jelas bahwa kami menjunjung tinggi keputusan raja dan dewan penguasa untuk memastikan administrasi negara dikelola dengan baik, berdasarkan supremasi hukum dan menghormati semangat yang diabadikan dalam Konstitusi Federal, dan tidak membawa negara ke dalam keadaan darurat seperti yang diusulkan pemerintah," terang Ahmad Zahid.

Selain itu, ia menambahkan, pihaknya telah membenahi berbagai pandangan dan harapan masyarakat terkait anggaran mendatang yang akan diajukan pada 6 November mendatang, dan akan diteruskan ke pemerintah.

Anggaran tersbeut juga termasuk perpanjangan moratorium pinjaman, bantuan hidup rumah tangga bagi mereka yang kehilangan pendapatan, bantuan untuk pemuda yang menganggur, pembayaran khusus untuk garis depan dan inisiatif lain untuk meningkatkan pembangunan ekonomi Malaysia.

Meskipun UMNO tidak secara resmi terdaftar dalam koalisi Perikatan Nasional (PN) yang berkuasa, dukungan dari 39 anggota parlemennya merupakan blok penting dalam mendukung mayoritas tipis parlemen Muhyiddin.

Pada awal pekan ini, UMNO menegaskan kembali dukungannya kepada pemerintah PN, tetapi juga mendesak kerja sama yang lebih baik, dengan menyatakan bahwa hubungan politiknya harus didasarkan pada penghormatan dan konsensus politik.

Pengumuman itu menyusul keputusan raja dan dewan penguasa Malaysia untuk menolak proposal Muhyiddin pada 23 Oktober, untuk menyatakan keadaan darurat di tengah meningkatnya kasus Covid-19 dan ketidakstabilan politik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya