Berita

Walikota Washington, Muriel Bowser/Net

Dunia

Washington Bersiap Hadapi Potensi Kerusuhan Pasca Pilpres AS 3 November

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Amerika Serikat (AS), Washington tengah mempersiapkan diri menjelang pemilihan presiden (pilpres) pada 3 November dan dampaknya terhadap keamanan kota.

Walikota Washington, Muriel Bowser mengatakan, pemerintah kota sedang bersiap menanggapi potensi kerusuhan sipil yang kemungkinan terjadi setelah pilpres.

"Pemilihan ini mungkin berbeda dalam pergantian perhitungan suara (sebelumnya). Kami juga tahu beberapa orang ingin menyebabkan kekacauan atau masalah," ujar Bowser dalam konferensi pers pada Kamis (29/10), seperti dikutip Sputnik.


"Kami tidak memiliki hal khusus untuk dilaporkan kepada Anda tentang itu, tetapi kami akan memberi tahu Anda bahwa kami sedang mempersiapkan untuk memastikan keamanan kota," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Peter Newsham mengatakan dia memproyeksikan akan ada kerusuhan sipil di Washington pada Hari Pemilu sehingga seluruh pasukan polisi kota akan bekerja pada 3 November dan hari-hari berikutnya.

Newsham mengatakan tidak ada ancaman kekerasan yang dapat dipercaya saat ini, tetapi pemerintah kota telah menerima banyak izin untuk mengadakan demonstrasi.

Sebelumnya, perusahaan AS Fortitude Ranch mengumumkan akan menyediakan tiga kondominium liburan sebagai komunitas bertahan hidup pada Hari Pemilihan karena kemungkinan kerusuhan sipil yang terjadi setelah pemilihan presiden dan umum pada 3 November.

Pilpres AS 2020 sendiri mempertarungkan antara petahana, Presiden Donald Trump dan lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden.

Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh beberapa lembaga, Biden tampak lebih unggul dari Trump. Namun kemenangan Trump juga bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya