Berita

Seorang siswa Indonesia, Regan Arrozaq Hamdani tampil dalam IFLC ke-18/Net

Dunia

Dua Siswa Indonesia Suarakan Pentingnya HAM Di IFLC Ke-18

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

International Language and Culture Festival (IFLC) kembali digelar. Kali ini, dua siswa dari Indonesia ikut berpartisipasi dalam ajang yang mempertemukan anak muda dari berbagai negara itu.

Dengan tema "Friendship, Dialogue and Brotherhood", para generasi muda berbagi pengetahuan mengenai kesulitan yang dialami para migran dan pengungsi dengan bahasa seni.

Pandemi Covid-19 sendiri membuat IFLC ke-18 pada tahun ini digelar secara daring melalui platform YouTube, Facebook, Twitter, dan Instagram pada Sabtu (24/10).


Totalnya, ada lebih dari 200 siswa di 40 negara yang berpartisipasi dalam festival yang dibawakan oleh aktor Amerika, Bill Timoney itu, seperti dilansir dari BoldMedya, Selasa (27/10).

Dua perwakilan dari Indonesia adalah seorang siswi kelas 8 bernama Safira Early Ramadhani dan siswa kelas 6 bernama Regan Arrozaq Hamdani.

Kedua siswa Indonesia itu menampilkan pertunjukkan dengan menggambarkan kesulitan yang dialami oleh orang-orang yang meninggalkan Turki.

Ada dua proyek khusus yang ditampilkan dalam IFLC. Pertama menggambarkan bagaimana upaya seorang pekerja yang mencoba melarikan diri dari penganiayaan ketika melewati Sungai Evros Turki. Proyek bernama 'Maritza' itu menggambarkan para imigran yang berusaha menyebrangi perbatasan Turki untuk pergi ke Yunani.

Proyek lainnya mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) yang dikemas dalam lagu rap dengan bahasa Turki dan Jerman.

Dalam klip lagu tersebut, mereka membawa pesan bahwa manusia tidak boleh dipisahkan menurut bahasa, agama dan warna kulit.

Festival sendiri dibanjiri oleh dukungan banyak pihak. Salah satunya anggota parlemen federal Jerman, Gisela Manderla, Thomas Hitschler, Karl Heinz Brunner, Ulla Schmidt, Michaela Noll dan Martin Patzelt.

Seorang aktor Swedia ternama, Dolph Lundgren juga turut mengirim pesan dukungan ke IFLC.

“Halo, Warna-Warna Dunia! Ya, saya seorang aktor, pembuat film, ahli karate, pengawal, insinyur kimia. Saya bisa memesan pizza dalam enam bahasa. Pendidikan tidak pernah berakhir dan semakin banyak Anda belajar, semakin banyak pintu terbuka di hadapan Anda. Jadi, teruslah sukses di IFLC! Anda benar-benar mengajari kami sesuatu! Selamat!" katanya.

Puluhan ribu pesan juga dibagikan di layar obrolan langsung selama festival. Penampilan yang dipersembahkan pun diterjemahkan ke dalam bahasa Turki, Jerman, Inggris, dan Prancis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya