Berita

Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-chung/Ist

Dunia

Menkes Chen Shih-chung: Kehadiran Taiwan Dalam Jaringan Kesehatan Global Tidak Dapat Dikecualikan

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 12:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan menjadi satu dari sedikit pihak yang berhasil menganani pandemi Covid-19 dengan baik, bahkan ketika kekuatan-kekuatan besar dunia kewalahan dengan virus tersebut.

Untuk itu, Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-chung mengatakan, kehadiran Taiwan dalam jaringan kesehatan global setelah pandemi Covid-19 berakhir menjadi sangat penting.

Data dari World O Meter pada Selasa (27/10) menunjukkan, virus corona baru atau SARS-CoV-2 telah menginfeksi lebih dari 43 juta orang di dunia. Lebih dari 1,1 juta di antaranya telah meninggal dunia.


Selain menghancurkan sektor kesehatan, pandemi Covid-19 juga berdampak besar bagi politik, ekonomi, dan sosial secara global.

Chen mengatakan, sejak awal pandemi melanda, Taiwan melakukan berbagai tindakan dengan cepat.

Pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen menerapkan sistem komando profesional untuk memberlakukan pembatasan yang ketat, mengelola produksi dan pasokan produk-produk penting, mengontrol karantina rumah, hingga menggunakan sistem informasi berbasis ilmiah yang transparan dan terbuka.

Hasilnya, per 7 Oktober 2020, Taiwan mengonfirmasi sebanyak 523 kasus Covid-19 dengan tujuh orang meninggal dunia.

Meski begitu, Chen mengatakan, sebagian besar warga tetap bisa menjalankan kehidupan normal.

"Dari pandemi Covid-19 ini, kita kembali menyadari bahwa penyakit menular tidak mengenal batas negara. Virus tidak akan menjadi berbeda karena perbedaan politik, ras, agama, dan budaya," tutur Chen dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu.

"Setiap negara harus berjuang melawan ancaman penyakit yang muncul tanpa membedakan antara satu sama lain," tambah dia.

Dengan dasar berjuang bersama, Chen menyebut, Taiwan berusaha untuk berbagi tindakan mencegahan "Model Taiwan" dengan berbagai pejabat kesehatan, pakar, dan akademisi dari banyak negara.

Misalnya dengan menghadiri Covid-19 Professional Forum, Global Cooperation and Training Framework (GCTF), APEC Health and Economic High-level Conference, serta konferensi virtual lainnya.

"Taiwan juga menyediakan peralatan medis dan pasokan anti pandemi ke negara lain yang sangat membutuhkan," lanjut Chen.

Per Juni 2020, data menunjukkan, Taiwan sudah menyumbangkan 51 juta masker bedah, 1.16 juta masker N95, 600 ribu baju isolasi, 35 ribu thermogun, dan peralatan medis lainnya ke lebih dari 80 negara.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Chen mengatakan partisipasi Taiwan dalam jaringan kesehatan global tidak dapat dikesampingkan. Ia pun mendesak WHO untuk mengizinkan Taiwan berpartisipasi penuh dalam pertemuan, mekanisme, dan kegiatan WHO, bersama seluruh negara di dunia.

Ia juga menekankan kembali visi Piagam WHO "Kesehatan adalah hak asasi manusia" dan "Jangan meninggalkan siapapun".

"Melalui ujian bencana pandemi ini, telah dipastikan bahwa Taiwan tidak dapat dikecualikan dari jaringan kesehatan global, dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) tidak dapat mengecualikan Taiwan," tegas Chen.

"Kami menyerukan kepada WHO dan pihak-pihak terkait untuk memperhatikan kontribusi jangka panjang Taiwan terhadap kesehatan global dan pencegahan pandemi serta hak asasi kesehatan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya