Berita

Ganjar Pranowo (tengah), Anies Baswedan (paling kiri) dan Ridwan Kamil (paling kanan)/Net

Politik

Lima Besar Capres Potensial Diisi Kepala Daerah Karena Kebijakan Penanganan Pandemi Covid-19

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 05:18 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Survei Indikator Politik Indonesia memunculkan dominasi beberapa nama calon presiden yang berasal dari unsur kepala daerah.

Beberapa nama itu diantaranya Ganjar Pranowo (18,7 persen), Anies baswedan (14,4 persen), Ridwan Kamil (7,6 persen) dan Khofifah Indar Parawansa ( 4 persen).

Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam menilai,  tingginya elektabilitas beberapa nama itu dipengaruhi oleh dinamika kebijakan publik dalam menangani pandemi virus corona baru (Covid-19).


Kata Umam, wajar saja jika 3 dari 5 besar nama-nama potensial capres pada 20204 mendatang didominasi oleh para kepala daerah.  

"Elektabilitas Capres yg masih dipengaruhi oleh  dinamika kebijakan publik terkait penanganan pandemi Covid-19. Sehingga wajar jika 3 dari 5 besar nama di survei ini diisi oleh para kepala daerah, yakni Ganjar, Anies dan Ridwan Kamil," demikian analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/10).

Terkait Prabowo Subianto (16,8 persen) dan Sandiaga Uno (8.8 persen), dalam analisa Umam, posisi 5 besar itu lebih dikarenakan efek dari pemilihan presiden pada 2019 lalu.

"Adapun keberadaan Prabowo dan Sandiaga Uno di posisi 5 besar berpotensi besar dipengaruhi oleh faktor “post-election bias”, atau kecenderungan pola perilaku pemilih yg dipengaruhi oleh peta politik di Pilpres sebelumnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya