Berita

Singapura tangguhkan penggunaan dua jenis vaksin influenza/Net

Dunia

Puluhan Orang Meninggal Di Korea Selatan, Singapura Tangguhkan Penggunaan Dua Vaksin Influenza

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 15:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura menangguhkan sementara penggunaan dua vaksi influenza setelah muncul kasus kematian terkait dengan vaksinasi flu di Korea Selatan.

Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) pada Minggu malam (25/10) melaporkan, pihaknya telah menghentikan penggunaan SKYCellflu Quadrivalent dan VaxigripTetra.

Dimuat Reuters, HSA mengungkap telah menghubungi otoritas kesehatan Korea Selatan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kasus kematian terkait dengan vaksinasi influenza.


Walaupun hingga saat ini Singapura tidak mencatatkan adanya kasus kematian yang terkait dengan vaksinasi influenza, namun negara tersebut menjadi salah satu yang pertama mengumumkan penghentian penggunaan vaksin secara terbuka.

Pada Sabtu (24/10), Korea Selatan melaporkan 48 orang meninggal setelah mendapatkan suntikan vaksin influenza dalam program vaksinasi gratis oleh pemerintah.

Saat ini, penyelidikan mengenai kematian tengah dilakukan. Namun Korea Selatan menolak adanya keterkaitan antara kematian dan vaksinasi influenza. Otoritas juga melanjutkan program vaksinasi oleh pemerintah.

Vaksin influenza saat ini tengah gencar didapatkan untuk menghindari adanya lonjakan kasus berat Covid-19 menjelang musim dingin.

SKYCellflu Quadrivalent diproduksi oleh SK Bioscience Korea Selatan dan didistribusikan secara lokal oleh AJ Biologics, sedangkan VaxigripTetra diproduksi oleh Sanofi dan didistribusikan secara lokal oleh Sanofi Aventis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya