Berita

Aksi protes massal di Belarusia/Net

Dunia

Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 15:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penolakan Presiden Alexander Lukashenko untuk mengundurkan diri memunculkan gelombang unjuk rasa besar-besaran di seluruh sudut Belarusia.

Para pekerja meneriakan slogan-slogan, sementara para mahasiswa melakukan aksi duduk pada Senin (26/10) untuk memaksa Lukashenko mundur.

Sehari sebelumnya, Minggu (25/10), Lukashenko menolak ultimatum yang diberikan rakyat. Alih-alih, ia mengklaim lawannya berupaya untuk memanfaatkan keadaan


Dimuat Reuters, tidak jelas seberapa luas putaran aksi protes terbaru itu.

Aksi protes di Belarusia dimulai setelah hasil pemilihan umum pada 9 Agustus keluar. Lukashenko berhasil memenangkan masa jabatannya keenam dengan lebih dari 80 persen suara.

Kemenangan Lukashenko sendiri dianggap sebagai hasil pemilu yang tidak adil sehingga warga turun ke jalan.

Menanggapi aksi protes, Lukashenko diperkirakan telah menangkap sekitar 15 ribu pengunjuk rasa, meskipun sebagian besar di antaranya telah dibebaskan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya