Berita

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah)/Net

Politik

Akankah Sejarah Terulang Untuk Keempat Kalinya, Kabareskrim Yang Jadi Kapolri?

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 18:31 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Dalam 12 tahun terakhir ini, sudah 3 kali pejabat Kepala Badan Reserse Dan Kriminal (Kabareskrim) Polri naik menjadi Kapolri.

Yang pertama adalah Komjen Bambang Hendarso Danuri, yang menjabat sebagai Kapolri mulai tanggal 1 Oktober 2008 sampai 22 Oktober 2010. Yang kedua adalah Komjen Sutarman, yang menjabat sebagai Kapolri dari mulai tanggal 25 Oktober 2013 sampai 16 Januari 2015.

Dan yang ketiga adalah Komjen Idham Azis, yang menjabat sebagai Kapolri dari mulai tanggal 1 November 2019 dan akan resmi pensiun per tanggal 1 Februari 2021.


Akan tetapi, pergantian Kapolri tak mesti menunggu sampai pejabatnya pensiun.

Saat Jenderal Polisi Dai Bachtiar menjabat sebagai Kapolri, beliau sudah diberhentikan 7 bulan sebelum pensiun dan digantikan oleh Komjen Sutanto.

Jadi saat ini, jika sewaktu-waktu Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melakukan pergantian Kapolri, maka itu sepenuhnya menjadi kewenangan dan hak prerogatif presiden. Yang penting, proses pemberhentian dan pengangkatan Kapolri, harus sesuai dengan Undang-Undang Polri.

Satu nama yang digadang-gadang dan diprediksi banyak pihak akan menjadi Kapolri yang baru adalah Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Listyo berasal dari Angkatan 1991 dan pernah menduduki berbagai jabatan strategis yaitu Kepala Kepolisian Resor Pati (2009), Kepala Kepolisian Resor Sukoharjo (2010), Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta (2011), Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2012).

Kemudian Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (2013), Ajudan Presiden RI (2014), Kepala Kepolisian Daerah Banten (2016), Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam Polri) dan Kabareskrim (2019 sampai sekarang).

Jika ternyata Listyo yang akan dipercaya dan ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Kapolri yang baru, maka itu artinya sejarah akan berulang untuk yang ke-4 kalinya dalam organisasi Bareskrim dipercaya dan ditunjuk presiden menjadi Kapolri adalah Kabareskrim Polri.

Tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bareskrim jika pimpinan tertinggi mereka di Bareskrim yaitu Kabareskrim dipromosi menjadi Kapolri.

Tapi tampaknya Komjen Listyo sendiri tak ambil pusing tentang banyaknya pihak-pihak yang mendukung dan menjagokan ia menjadi Kapolri yang baru.

Ia terlihat tetap fokus untuk bekerja, bekerja dan terus bekerja. Terutama dalam sepekan terakhir ini, Listyo ikut turun langsung ke lapangan memimpin pengamanan aksi unjuk rasa yang marak dilakukan akhir-akhir ini.

Seperti halnya permainan sepak bola, yang justru lebih bersemangat adalah penonton dan pengamat. Begitupun halnya tentang pergantian Kapolri yang dalam waktu dekat akan segera terjadi.

Tentu seru, jika untuk ke-4 kalinya, sejarah berulang di Bareskrim jika Kabareskrim yang akhirnya dipercaya dan ditunjuk presiden jadi Kapolri yang baru.

Satu Bareskrim, akan jadi "panitia" untuk menyiapkan, mendampingi dan mengantar Kaba mereka melangkah ke jenjang lebih tinggi di Polri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya