Berita

Kapal eksplorasi Turki, Oruc Reis/Net

Dunia

Cari Gara-gara Dengan Uni Eropa, Turki Perpanjang Misi Oruc Reis Di Mediterania

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 14:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan kembali membuat keputusan yang dapat meningkatkan ketegangan dengan Yunani atas sengketa Mediterania timur.

Pada Sabtu malam (24/10), Turki mengumumkan akan memperpanjang misi eksplorasi yang diemban oleh kapal Oruc Reis di daerah sengketa yang kaya akan sumber daya alam hingga 4 November.

"Bersama dengan dua kapal lainnya, Ataman dan Cengiz Han, Oruc Reis akan terus bekerja di daerah selatan pulau Rhodes Yunani hingga 4 November," demikian pemberitahuan yang disampaikan oleh Angkatan Laut Turki, seperti dikutip Reuters, Minggu (25/10).


Perselisihan antara Turki dan Yunani kembali meletus pada Agustus, ketika Ankara mengirim Oruc Reis ke perairan yang juga diklaim oleh Yunani dan Siprus.

Bulan lalu, Ankara menarik Oruc Reis untuk melakukan diplomasi dengan Yunani sebelum pertemuan puncak Uni Eropa, di mana Siprus berupaya menggagas sanksi untuk Turki.

Kendati begitu, Oruc Reis kembali dikirim pada Oktober, memicu tanggapan marah dari Yunani, Prancis, dan Jerman.

Pada awalnya, Oruc Reis dijadwalkan akan melakukan survei hingga 27 Oktober.

Di dalam pertemuan puncak, Uni Eropa menyatakan akan menghukum Turki jika Ankara melanjutkan operasinya di wilayah sengketa.

Selama ini, Turki dan Yunani yang sama-sama anggota NATO terkunci dalam perselisihan mengenai luas landas kontinen mereka. Keduanya saling mengklaim atas sumber daya hidrokarbon yang ditemukan di Mediterania timur.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya