Berita

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto/Net

Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?

SABTU, 24 OKTOBER 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto ke Amerika Serikat tidak terlalu pengaruh apakah ketua umum Partai Gerindra itu akan kembali nyapres atau tidak di 2024.

Demikian disampaikan analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/10).

Menurut Iwel, tanpa kunjungan ke AS, dengan bermodalkan kursi Gerindra serta ditambah kursi partai lain, jalan Prabowo untuk maju pada pilpres mendatang masih terbuka.


"Pertanyaan paling penting adalah, setelah kalah dua kali berturut-turut dalam pilpres, apakah masih ada peluang Prabowo untuk menang pada pilpres 2024?" imbuhnya.

Saat ini, lanjut Iwel, Prabowo masih mengandalkan suara pendukung loyal Gerindra. Namun menurutnya, tidak semua yang pernah memilih Prabowo pada 2014 dan 2019 masih setia memilih kembali mantan Danjen Kopassus itu di 2024.

"Mereka yang memilih Jokowi pun tidak mudah juga dipastikan akan memilih Prabowo pada 2024, walaupun misalnya Prabowo juga diusung oleh PDI Perjuangan," tandasnya.

Ada yang menilai, pencabutan travel ban oleh AS serta undangan Menhan AS, Mark Esper kepada Menhan, Prabowo Subianto dianggap lampu hijau untuk bertarung pada Pilpres 2024.

Prabowo bertolak ke AS pada 15-19 Oktober 2020 untuk membahas kerja sama Indonesia-AS, terutama di bidang pertahanan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya