Berita

Calon Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjelaskan rencana kesehatan publik yang dia sebut sebagai Bidencare, penyempurnaan dari Obamacare/AP

Dunia

Joe Biden Beberkan Rencana Bidencare, Pengganti Obamacare

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 09:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di atas panggung debat terakhir calon presiden Amerika Serikat yang dilaksanakan pada Kamis malam (22/10) waktu setempat, Joe Biden menjelaskan soal rencana program kesehatan publik untuk Amerika Serikat.

Ketika ditanya soal apa yang akan dia lakukan jika Mahkamah Agung membatalkan Undang-Undang (UU) Perawatan Terjangkau, atau dikenal juga dengan istilah "Obamacare" pada November mendatang, Biden menjawab dengan membeberkan rencananya untuk mengembangkan Obamacare dan menggantinya dengan "Bidencare".

“Apa yang akan saya lakukan adalah meloloskan Obamacare dengan opsi publik, menjadi Bidencare," kata capres dari Partai Demokrat itu.


Menurut Biden, pada  Bidencare, mur dan bautnya akan sama dengan Obamacare. Namun dia akan memasukkan lebih banyak dana ke dalam sistem dan menambahkan opsi bagi orang untuk membeli program seperti Medicare.

Pernyataan Biden pada debat presiden terakhir muncul setelah Presiden Donald Trump mengakui bahwa dia berusaha untuk "menghentikan" Obamacare sambil berjanji untuk membuat rencana perawatan kesehatan yang baru.

Namun selama empat tahun terakhir, Gedung Putih dan Kongres Partai Republik gagal memberikan pengganti yang komprehensif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya