Berita

Jurubicara Presiden keempat RI, KH. Abdurrahman Wahid, Adhie M Massardi/Net

Politik

Bagaimana Arah Pendukung Prabowo Usai Dapat Lampu Hijau AS, Ini Kata Adhie Massardi

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mencabut larangan berkunjung Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke negeri Paman Sam. Pada akhir pekan lalu, ketua umum Gerindra itu mengunjungi Pentagon untuk memenuhi undangan Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper.

Undangan ini disebut-sebut menjadi lampu hijau dari AS untuk pencalonan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 lalu. Dukungan AS digadang akan membuat Prabowo tidak lagi kalah untuk kali ketiga tampil di pilpres.

Namun di sisi lain, loyalitas pendukung Prabowo di Pilpres 2019 lalu dipertanyakan. Ini seiring keputusan mantan Danjen Kopassus itu bergabung dalam pemerintahan dan menjadi bawahan dari rival politik.


Di mata mantan Jurubicara Presiden keempat RI, KH. Abdurrahman Wahid, Adhie M Massardi, kekecewaan pendukung Prabowo tersebut menandakan dukungan mereka mengandung unsur artifisial atau buatan.

"Artinya dia kan bukan mendukung secara pribadi, tapi mendukung agar ada perubahan," ungkapnya saat menjadi narasumber dalam saat menjadi narasumber dalam diskusi daring yang digelar Kantor Berita Politik RMOL dengan tema 'Pulang Dari Amerika, Prabowo Bawa Apa?' pada Kamis (22/10)

Adhie Massardi tidak memungkiri, ketika Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi, banyak dari pendukungnya yang merasak kecewa. Hanya saja kekecewaan itu seharusnya tidak terjadi, jika Prabowo masuk ke pemerintahan untuk melanjutkan cita-cita perjuangan.

"Tapi kalau kehadiran Prabowo di situ melanjutkan cita-cita, kan pasti juga akan didukung. Buat saya nggak terlalu masalah juga," pungkasnya. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya