Berita

Jumpa Pers Presiden Jokowi (kanan) dan PM Jepang Suga Yoshihade/Repro

Dunia

Kerjasama Penanganan Covid-19, Indonesia Terima Suntikan Pinjaman Dari Jepang Hingga 50 Miliar Yen

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 20:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggaran penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri mendapat suntikan pinjaman dari negara Jepang.

Perdana Menteri Jepang, Suga Yoshihide mengatakan, negaranya memberikan pinjaman ke Tanah Air sebagai bentuk kerjasama yang kuat dari kedua negara dalam hal penanganan pandemi Covid-19 yang berimbas ke perekonomian.

Hal tersebut disampaikan Suga dalam jumpa pers usai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (20/10).


"Dengan mempertimbangkan dampak penyebaran Covid terhadap perekonomian Indonesia, pada kesempatan ini Jepang telah menetapkan pemberian pinjaman sebagai bantuan fiskal sebesar 50 miliar yen untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana Indonesia," ujar Suga.

Besaran pinjaman yang dipinjamkan Jepang tersebut jika dirupiahkan mencapai Rp 6,95 triliun.

Tak hanya itu, Jepang juga memberikan bantuan kepada lembaga pengkajian kesehatan di Indonesia dalam bentuk transfer peralatan dan juga teknologi medis.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyambut baik kontribusi yang diberikan Jepang. Sebab kata Jokowi, Indonesia dan Jepang merupakan mitra strategis penanganan pandemi Covid-19 sejak evakuasi 69 Anak Buah Kapal (ABK) WNI Diamond Princes di Yokohama.

"Dan saya menyambut baik telah ditandatanganinya memorandum kerjasama kesehatan antara Indonesia Jepang pada 19 Oktober yang lalu," demikian Joko Widodo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya