Berita

Maskapai Flybe bisa terbang kembali/Net

Dunia

Maskapai Inggris Flybe Akhirnya Bisa Kembali Terbang Setelah Selamat Dari Kebangkrutan

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan Inggris, Flybe, yang nyaris mengalami kebangkrutan akibat pandemi, saat ini bisa kembali terbang bersamaan dengan dibukanya kembali beberap jalur penerbangan di Inggris.

Flybe bisa kembali melanjutkan aktivitasnya berkat bantuan penyelamatan para antan pemegang saham, seperti yang dikatakan pihak dari Group Administrator EY, dalam pernyataannya pada Senin (19/10).

Seorang mantan pemimpin di sektor penerbangan domestik Inggris, mengatakan Flybe telah berjuang sebelum runtuh pada bulan Maret karena persaingan yang ketat.


EY, sebuah badan administrasi yang membantu menyelamatkan perusahaan-perusahaan yang terkena krisis, mengatakan aset termasuk nama merek maskapai Flybe telah dibeli oleh Thyme Opco dengan harga yang dirahasiakan.

Thyme Opco termasuk dalam jaringan Cyrus Capital, yang merupakan bagian dari penyelamatan maskapai yang dipimpin Virgin Atlantic tahun lalu.

EY mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penyelamatan terbaru diharapkan memungkinkan bisnis Flybe untuk memulai kembali operasinya sebagai maskapai regional di Inggris dengan merek Flybe pada awal 2021, seperti dikutip dari AFP, Selasa (20/10).

Thyme Opco mengatakan bahwa meskipun maskapai yang diluncurkan kembali akan lebih sedikit dalam mengambil penumpangnya, mereka mengharapkan untuk menciptakan pekerjaan industri penerbangan yang berharga, memulihkan konektivitas regional yang penting di Inggris dan berkontribusi pada pemulihan bagian penting dari ekonomi negara. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya