Berita

Brigitte Macron, Ibu Negara Prancis/Net

Dunia

Ibu Negara Prancis Jalani Karantina Mandiri Setelah Kontak Dengan Penderita Covid-19

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ibu negara Prancis dikabarkan sedang menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari setelah ia melakukan kontak dengan seseorang yang telah dites positif Covid-19. Kabar itu diumumkan oleh kepresidenan pada Senin (19/10) waktu setempat.

Brigitte Macron (67) akan melakukan karantina mandiri di Istana Elysee setelah pada Kamis (15/10) dia melakukan kontak dengan seseorang yang telah dinyatakan positif dan menunjukkan gejala. Sementara Brigitte hingga saat ini dalam keadaan stabil dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

"Brigitte Macron telah melakukan kontak pada Kamis 15 Oktober dengan seseorang dinyatakan positif Covid-19 pada Senin 19 Oktober ini," kata stafnya.


"Sesuai dengan rekomendasi dari otoritas kesehatan, dia akan menjalani masa isolasi tujuh hari. Brigitte Macron sampai saat ini tidak ada gejala penyakitnya," kata pernyataan kepresidenan, seperti dikutip dari Politico, Selasa (20/10).

Pengumuman itu datang ketika Prancis melaporkan 13.243 kasus baru virus, jumlah tertinggi sejak akhir penguncian pada akhir Mei. Jumlah total infeksi hingga saat ini adalah 910.277, menurut Kementerian Kesehatan Prancis.

Kematian telah meningkat secara substansial, naik 146 selama 24 jam terakhir, dengan total kematian 33.623 hingga saat ini. Sebanyak 7.978 orang masih dirawat di rumah sakit, dengan 1.441 dari pasien tersebut dalam perawatan intensif - statistik yang cenderung menurun.

Saat ini, Prancis sedang menjalankan aturan jam malam sebagai pencegahan penularan virus corona.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya