Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

Pimpinan MPR Siap Fasilitasi Rakyat Papua Bertemu Presiden Jokowi Bahas Otonomi Khusus

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 21:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan MPR RI yang terdiri dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani serta Ketua for Papua Yorrys Raweyai menerima delegasi Majelis Rakyat Papua (MRP).

Pada kesempatan itu, Bamsoet menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus mengupayakan agar MRP bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk berdialog menyangkut masalah RUU Otonomi Khusus (Otsus).

"Intinya diperlukan dialog yang intensif antara pemerintah dan masyarakat papua dan posisi kami di MPR," ujar Bamsoet di ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/10).


Bamsoet mengatakan Pemerintah sudah menaruh perhatian besar terhadap masalah Papua dengan menunjuk Wakil Presiden Maruf Amin untuk memimpin masalah otsus ini diselesaikan secara tuntas.

"Masalah otsus ini diselesaikan secara tuntas agar tidak ada lagi perbedaan pandangan, pendapat dan itu bisa diselesaikan melalui dialog," jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan pemerintah harus ada keberpihakan dengan rakyat Papua. Hal itu dilakukan sebagai pelaksanaan amanah Pancasila dalam hal keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi keinginan kita harus ada perwakilan, keberpihakan terhadap apa yang kemudian pemerintah terhadap rakyat papua. Agar saudara-saudara kita disana merasa juga mendapat perhatian lebih dari pada pemerintah dan peran dari pada MRP," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya