Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/Net

Politik

Setahun Jokowi-Maruf, Pemerintah Didorong Fokus, Adaptif, Dan Inovatif Di Tengah Pandemi

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 16:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin, yang jatuh pada Selasa besok (20/10), ditanggapi beragam sejumlah politisi tanah air.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan, satu tahun ini harus bisa menjadi momentum untuk berbenah diri dan evaluasi. Kinerja pemerintah didorong agar fokus, adaptif dan inovatif ke depannya.

"Mendorong kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin tetap fokus, serta terus adaptif dan inovatif dalam memimpin negara ini, khususnya dalam menghadapi masa pandemi covid-19 saat ini," ujar Bamsoet sapaan akrabnya saat ditemui di Gedung MPR, Senayan, Senin (19/10).


Politisi senior Partai Golkar ini juga mendorong seluruh jajaran kementerian dan lembaga agar dapat meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antar lembaga.

"Khususnya kepada Kementerian Sosial sebagai tulang punggung pemberian bansos, agar pemanfataan program pemerintah melalui jaring sosial dapat terus dioptimalkan," ucapnya.

Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk terus berupaya dalam mengedepankan kesehatan masyarakat dan menyelamatkan perekonomian nasional.

"Dengan melakukan berbagai cara dan strategi yang fleksibel, cepat, dan tepat, serta mengoptimalkan pelaksanaan program Penyelamatan Ekonomi Nasional," imbuhnya.

Selain itu, Bamsoet meminta agar seiring dengan upaya menangani pandemi Covid-19, pemerintah juga tetap dapat meningkatkan pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi melalui reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi.

"Dikarenakan kelima hal tersebut merupakan lima program prioritas Jokowi-Maruf di masa lima tahun kepemimpinan mereka," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya