Berita

Ilustrasi penjelesan di dalam buku pedoman perubahan perilaku/Net

Kesehatan

Anak Muda dan Lansia Beresiko Tertular Virus, Satgas: Kenali Si Silent Killer Covid-19

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masyarakat Indonesia dengan rentang umur yang beragam, baik anak-anak, pemuda, dan juga lanjut usia (lansia) memiliki potensi yang sama tertular Covid-19.

Karenanya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 membuat buku pedoman perubahan perilaku untuk masyarakat agar bisa mengetahui pentingnya protokol kesehatan.

Dalam dokumen digital buku pedoman perubahan perilaku yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, dijelaskan tentang kategori masyarakat yang rentan tertular Covid-19.


Diantaranya adalah orang-orang yang memiliki penyakit bawaan (komorbid) seperti hipertensi, diabetes, jantung, asma dan gagal ginjal. Kemudian orang-orang lansia yang berumur 60 tahun ke atas, orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh (imunitas) rendah dan orang yang mengalami obesitas (berat badan berlebih).

Berbahayanya, masyarakat dalam rentang umur 20-40 tahun yang sudah tertular Covid-19 bisa menyebarkan Covid-19 tanpa diketahui. Karena, rerata mereka tidak memiliki gejala klinis seperti batuk, pilek, dan atau suhu badan tinggi.

Karenanya, virus corona jenis baru ini seringkali diistilahkan sebagai The Silent Killer atau virus yang mengabitkan kematian secara diam-diam.

Dengan demikian, Satgas dalam buku pedoman yang tebalnya 60 halaman itu, mengajak masyarakat untuk mengenali Covid-19, yang tujuannya meminimalisir dampak kesehatan yang bisa menimpa setiap orang.

"Virus SARS-CoV-2 atau virus corona menyerang sistem pernapasan manusia dan menimbulkan gangguan ringan sampai berat, bahkan kematian," terang Satgas dalam buku pedoman yang dikutip Senin (19/10).

Dalam buku itu juga dijelaskan bahwa Covid-19 tidak ditularkan oleh hewan, tetapi menular antarmanusia yang paling dekat, dan melalui cipratan liur (droplet) yang dikeluarkan seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk, bahkan saat berbicara.

"Droplet dapat jatuh dan menempel pada benda-benda di sekitar kita. Oleh karena itu, ketika kita memegang benda-benda tersebut, tangan kita berpotensi menjadi jalur transmisi penularan Covid-19 jika menyentuh hidung, mulut, dan mata," jelas Satgas.

Namun begitu, virus asal Wuhan, China itu memiliki kelemahan. Yaitu, bisa mati jika tempat hidupnya dibersihkan dengan sabun. Selain itu Covid-19 tidak tahan dengan temperatur yang setiap saat bisa semakin tinggi. Hal itu bisa memperpendek masa bertahan virus.

Oleh karena itu, Satgas mengajak seluruh masyarakat menerapkan 3M secara displin. Yaitu menggunakan masker saat melalukan kegiatan sosial, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya