Berita

Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell/Net

Dunia

Senat: Paket Stimulus Corona 500 Miliar Dolas AS Akan Diputuskan Pada Pekan ini

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paket stimulus untuk mengatasi dampak virus corona yang semula terganjal di Senat Amerika Serikat, kemungkinan akan menemukan titik terang. Senat akan memutuskan 'nasib' paket stimulus virus corona senilai 500 miliar dolar AS pada Rabu (21/10).

Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell, pada Sabtu (18/10) waktu setempat, mengatakan kesepakatan bipartisan yang lebih besar tetap sulit dipahami meskipun ada pembicaraan lanjutan antara Partai Demokrat dan pemerintahan Trump.

Pihak Demokrat menilai paket tersebut kurang melindungi buruh dan usaha-usaha kecil yang terdampak Covid-19. Paket itu juga tidak mendapatkan dukungan yang cukup dalam voting prosedural pada Maret lalu. Pembahasan soal ini berlarut-larut sampai akhirnya Senat akan memastikannya pada Rabu mendatang.


McConnell menyalahkan lawan-lawan politiknya atas kebuntuan itu, padahal Senat memiliki cukup waktu untuk mengesahkan paket stimulus Partai Republik dan mengonfirmasi calon Mahkamah Agung Amy Coney Barret. Semua ini karena Demokrat yang jelas memperlihatkan ketidaksetujuannya dengan cara menghalangi undang-undang tersebut.

“Tidak ada yang mengira proposal 500 miliar dolar AS ini akan menyelesaikan setiap masalah selamanya,” kata McConnell dalam sebuah pernyataan.

"Ini akan memberikan bantuan tambahan dalam jumlah besar kepada pekerja dan keluarga saat ini sementara Washington terus memperdebatkan sisanya," ujarnya seperti dikutip dari The Standard, Minggu (18/10).

RUU stimulus akan mencakup pendanaan untuk sekolah, perluasan tunjangan pengangguran, dan putaran kedua dari Program Perlindungan Gaji, kata McConnell.

Awal bulan ini, Menteri Keuangan Steven Mnuchin menawarkan kepada Ketua DPR Nancy Pelosi kesepakatan stimulus sebesar 1,8 triliun dolar AS, sekitar 400 miliar dolar lebih rendah dari tagihan yang diusulkan oleh DPR awal bulan ini.

Pelosi, yang partainya meloloskan RUU bantuan senilai 2,2 triliun dolar di DPR, menolak proposal Gedung Putih.

"Berarti satu langkah maju, dua langkah mundur," kecamnya.

Senat Republik, menentang paket Gedung Putih karena dinilai terlalu besar.

Pelosi dan Mnuchin melanjutkan negosiasi mereka minggu ini, meskipun mereka tidak dapat mencapai kesepakatan.

Kongres belum mendorong undang-undang bantuan baru dalam beberapa bulan karena virus corona memburuk di seluruh AS dan jutaan orang Amerika tetap menganggur.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya