Berita

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin/Net

Politik

Dukung Prabowo Ke AS, TB Hasanuddin: Kerja Sama Harus Didasari Kepentingan Nasional

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 20:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kunjungan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto ke Amerika Serikat disambut positif oleh anggota Komisi I DPR RI, Mayjend TNI (Purn) TB Hasanuddin.

Ia berharap, kunjungan Prabowo untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Mark T Esper di Pentagon dapat membawa manfaat bagi kepentingan nasional.

"Kami mendukung kunjungan Menhan ke AS. Mudah-mudahan hasil kunjungan tersebut dapat membawa manfaat kepentingan nasional wabilkhusus untuk kepentingan pertahanan Indonesia," kata Hasanuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/10).


Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan, pada prinsipnya Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif, bebas bekerja sama dengan negara lain dan aktif dalam rangka membangun perdamaian di dunia. Indonesia juga tidak terikat dan tidak mengikuti salah satu blok manapun di dunia.

"Kerja sama dengan negara lain harus atas dasar menguntungkan untuk kepentingan nasional Indonesia," imbuhnya.

Atas dasar itu, Hasanuddin memandang kunjungan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, dalam konteks politik luar negeri itu tidak ada masalah.

"Tidak ada masalah, apalagi pembicaraan yang disampaikan dalam konteks mengembangkan kemampuan pertahanan di Indonesia," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya