Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu/Net

Politik

Moeldoko Sebut Jokowi Peletak Pondasi Indonesia Maju, Said Didu: Data Menunjukkan Utang Selangit

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendapat kritikan tajam dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Pernyataan yang dimaksud adalah penegasan Moeldoko bahwa Presiden Joko Widodo merupakan peletak pondisi Indonesia maju. Menurutnya, Presiden Joko Widodo memiliki kepedulian dalam meletakkan pondasi Indonesia Maju.

Namun Said Didu menyangkal klaim tersebut. Pasalnya, kata dia, data yang ada tidak sesuai dengan apa yang disampaikan mantan panglima TNI tersebut.


“Data menunjukkan terjadi tambahan utang selangit, peningkatan kemiskinan, penegakan hukum makin memprihatinkan, demokrasi makin terpuruk, peningkatan ketimpangan. Inikah pondasi yang dibangun?” tanya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (18/10).

Moeldoko sendiri mendasarkan penyataannya itu pada 6 hal utama. Pertama presiden menegakkan harga diri bangsa. Kedua, sebagai bangsa demokrasi, pemimpin harus menjaga kebebasan dalam berpendapat.

Ketiga, memberi rasa aman. Keempat, menjaga eksistensi bangsa agar tidak kalah dalam persaingan. Kelima pentingnya menjaga harmoni dalam berbangsa, dan keenam membuat masyarakat bahagia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya