Berita

Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair

Dunia

Pulang Dari AS, Tony Blair Kedapatan Langgar Aturan Wajib Isolasi Mandiri

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair diduga telah melanggar aturan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan gagal melakukan isolasi mandiri setelah mengunjungi Amerika Serikat (AS) selama dua hari.

Dilaporkan Sunday Telegraph pada Minggu (18/10), Blair tampak meninggalkan restoran di London hanya 10 hari setelah kembali dari Washington pada bulan lalu.

Surat kabar itu juga memperoleh gambar Blair ketika meninggalkan restoran.


Blair sebelumnya dikabarkan sudah mengajukan banding kepada pejabat Whitehall untuk dispensasi khusus aturan Covid-19. Namun ia tidak diberikan surat pengecualian resmi untuk menghindari wajib karantina mandiri selama 14 hari.

Mantan perdana menteri Inggris periode 1997 hingga 2007 itu mengunjungi Washington untuk menghadiri upacara penandatanganan normalisasi hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di Gedung Putih.

Mengutip pernyataan jurubicara Blair, Sunday Telegraph menyebut politisi Partai Buruh itu memiliki peran dalam kesepakatan yang disebut sebagai Abraham Accord itu.

"(Blair) tidak menimbulkan risiko bagi siapapun karena telah diuji sebelum keberangkatannya, saat tiba di Gedung Putih, dan beberapa kali sejak kembali ke Inggris," lanjut jurubicara tersebut.

Blair menjadi satu di antara tokoh yang berhasil merusak kepercayaan publik terhadap aturan pencegahan Covid-19 oleh pemerintah Inggris dengan melanggar aturan.

Pada Mei, penasihat paling senior Perdana Menteri Boris Johnson, Dominic Cummings, menolak untuk berhenti setelah diketahui bahwa dia telah berkendara 400 km dari London ke Inggris utara ketika Inggris menerapkan lockdown.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya