Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Gurubesar FKUI: Selain 3M, Vaksin Adalah Pilihan Mencegah Penularan Covid-19

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi atau pemberian kekebalan tubuh buatan untuk masyarakat terhindar penularan Covid-19 menjadi satu pilihan dari hal yang paling utama, yaitu menerapkan protokol kesehatan melalui 3M.

Hal itu disampaikan Gurubesar Mikrobiologi Fakultas Kedoteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. Pratiwi Sudarmono, PhD, dalam diskusi virtual Polemik Trijaya FM, Sabtu (17/10).

"Tentu selain kita menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan (3M), menaikkan daya tahan badan, social distancing dan sebagainya. Kita tetap harus memperbaiki imun sistem kita dengan dua cara, yaitu tetap menjaga kesehatan, tetapi harus dibantu pilihan vaksinasi," ujar Pratiwi.


Vaksin yang tengah dikembangkan dibanyak negara, menurut Pratiwi, sangatlah penting untuk mencegah kemungkinan orang terinfeksi Covid-19.

"Karena setiap orang punya potensi yang sama untuk memperolehnya (terinfeksi) kalau mereka tidak menjaga dirinya dengan baik seperti yang tadi saya sampaikan," ungkapnya.

Selain itu, Pratiwi juga melihat perkembangan penanganan Covid-19 sekarang ini masih belum bisa menekan angka pesakitan Covid-19, yang dalam setiap harinya masih terus bertambah sebanyak 3 ribu kasus hingga lebih dari 4 ribu kasus.

"Jadi kita sudah PSBB, kita sudah mengikuti semua protokol kesehatan,  toh kita dengar bahwa angka sakit terus meningkat dan yang meninggal juga terus naik. Karena di Indonesia angka kesakitan tinggi dan angka kematiannya tinggi," tuturnya.

"Oleh karena itu masyarakat mulai berfikir, apalagi ya yang harus dikerjakan. Mereka mulai sadar sebetulnya, bahwa vaksin itu diperlukan," demikian Pratiwi Sudarmono.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya