Berita

Xi Inping dan Vladimir Putin/Net

Dunia

Hubungan Tiongkok Dan Rusia Terlalu Kokoh Untuk Dirusak Amerika Serikat

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri China mengecam tindakan AS baru-baru ini yang berupaya merusak hubungan antara Beijing dan Moskow yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Kemenlu lewat juru bicaranya, Zhao Lijian, mengatakan bahwa hubungan China-Rusia itu stabil dan solid, serta mampu menahan berbagai risiko dan tantangan.

Pernyataan Zhao itu dibuat setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Rabu (14/10) bahwa adalah tercela dan tidak terhormat bagi AS untuk mengesampingkan prinsip-prinsip diplomatiknya dan secara terbuka menyatakan bahwa Rusia harus membantu AS dalam mengekang China.


Zhao mengatakan bahwa Lavrov telah berulang kali menyatakan penentangannya terhadap upaya beberapa negara untuk membuat perselisihan antara China dan Rusia, dan telah dengan keras menegur provokasi yang bertentangan dengan norma dasar yang mengatur hubungan internasional. Ia juga menekankan bahwa China sepenuhnya setuju dengan posisi Rusia.

"Fakta sekali lagi membuktikan bahwa di bawah arahan strategis kedua kepala China dan Rusia, kemitraan strategis komprehensif China-Rusia di era baru stabil, kokoh dan tangguh, dengan vitalitas dan ketahanan yang kuat, serta dapat menahan semua. jenis risiko dan tantangan," kata Zhao, seperi dikutip dari Global Times, Jumat (16/10).

"China menghargai kepercayaan politik tingkat tinggi dan koordinasi strategis dengan Rusia, dan akan terus melakukan upaya bersama dengan Rusia untuk mendorong kemajuan baru dalam hubungan bilateral," ungkapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya