Berita

Soumaya Raissi diapit dua petugas keamanan Turki di rumahnya di Adana/Net

Dunia

Soumaya Raissi, Buronan Perempuan ISIS Paling Berbahaya Ditangkap Pihak Keamanan Turki

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak keamanan Turki berhasil menangkap seorang teroris paling dicari oleh pemerintah Prancis, Soumaya Raissi. Penangkatan terjadi di rumahnya di Provinsi Adana Turki selatan pada Rabu (14/10) waktu setempat.

Buronan interpol berusia 30 tahun dan berasal dari Tunisia itu tinggal di lingkungan Namık Kemal, Adana, dengan menggunakan KTP Suriah palsu.

Wanita itu diinterogasi selama dua hari oleh aparat keamanan. Namun, ia membantah semuanya dalam pernyataannya dan mengklaim bahwa dia melarikan diri dari Prancis akibat kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya.


Raissi adalah buronan yang paling dicari oleh Prancis selama empat tahun dan diidentifikasikan sebagai orang yang 'paling berbahaya'. Saat diinterogasi terungkap bahwa dia masuk ke Turki lewat Suriah lima bulan lalu, seperti dikutip dari Daily Sabah, Jumat (16/10).

Suami pertamanya, Richard Raissi, ditangkap dan ditahan di Provinsi Gaziantep pada 2016. Dia kemudian digusur dan dideportasi dari Turki. Selain dia dan suaminya saudara ipar Raissi juga merupakan anggota ISIS.

Setelah melarikan diri ke Suriah, Raissi menikah untuk kedua kalinya, dengan seseorang yang dikenalkan oleh kelompok teroris kepadanya. Dia kemudian memiliki seorang anak dari pernikahan kedua ini.

Sebelumnya pihak Interpol telah merilis catatan tentang Raissi, yang menyatakan bahwa dia mampu melakukan ‘tindakan berbahaya’, dan harus segera ditahan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya