Berita

Ali Taher Parasong/Net

Politik

UU Ciptaker Dituding Adopsi Dari China, Ali Taher: Omnibus Law Semangatnya Modifikasi Hukum

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 20:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Fahri Hamzah menyebut omnibus law UU Cipta Kerja diadopsi dari sistem kapitalis dan komunisme China.

Menanggapi hal tersebut, anggota badan legislasi dari fraksi PAN Ali Taher Parasong mengatakan bisa diperdebatkan.

Menurutnya, regulasi berbentuk omnibus law bersumber dari berbagai macam displin hukum, seperti eropa continental dan eropa anglo saxon.


“Ya saya kira bisa diperdebatkan tapi dari sisi sumber info terkait dengan persoalan omnibus ini informasi dari berbagai macam displin hukum, termasuk eropa continental, eropa anglo saxon kan semua dibicarakan. Persoalan setuju atau tidak soal lain,” ujar Ali Taher kepada wartawan di kawasan Tangerang Selatan, Jumat (16/10).

Ali menambahkan, omnibus law UU Cipta Kerja tersebut diciptakan untuk memodifikasi hukum dan kebutuhan hukum nasional.

Selain itu, investasi diperlukan agar para pengusaha bisa berinvestasi serta banyak tenaga kerja baru yang terserap di dalam dunia kerja.

“Omnibus law semangatnya lebih ke modifikasi hukum, dan kebutuhan hukum nasional kita terkait dengan proteksi investasi. Kemudian investasi itu diperlukan agar pra pengusaha bisa menginvestasikan, banyak tenaga kerja baru bisa terserap di dalam dunia kerja,” ujarnya.

“Maka penyederhanaan perizinan itu jadi salah satu klaster yang dibicarakan dari 11 klaster itu,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya