Berita

Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank/Net

Dunia

Turki Siap Rilis Teknologi Kecerdasan Buatan Nasional

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank mengungkap akan segera merilis strategi kecerdasan buatan (AI) nasional yang telah disiapkan berkat kerjasama antara badan publik, swasta, dan akademisi.

Hal tersebut disampaikan Varank saat berbicara di Konferensi Turki-Hongaria tentang kecerdasan buatan dan teknologi tinggi.

"Kami sebagai orang Turki melakukan yang terbaik untuk membingkai inisiatif di seluruh dunia tentang pengembangan AI," kata Varank, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (16/10).


Varank juga mengatakan bahwa tanggung jawab utama pembuat kebijakan harus merancang kebijakan AI holistik yang akan mempromosikan kesejahteraan sosial, nilai-nilai kemanusiaan, dan kerangka hukum yang adil.

"Dalam strategi kami, kami memberikan penekanan khusus pada aspek terpenting dari kebijakan AI seperti pengembangan bakat, penelitian ilmiah, etika dan inklusi, serta infrastruktur digital," katanya.

Pemerintah Turki saat ini sedang dalam proses penataan lembaga kecerdasan buatan nasionalnya dan Varank menekankan akan mempertemukan para peneliti, perusahaan sektor swasta, pengusaha, dan lembaga publik dengan pendekatan berbasis kreasi bersama sejak awal.

Dia mencatat Turki menempati urutan ke-16 di dunia berdasarkan jumlah publikasi dalam AI dan mengatakan TUBITAK, lembaga penelitian nasional, telah mendanai hampir 2.000 proyek dalam 10 tahun terakhir, termasuk dalam penelitian mendalam, pembelajaran mesin, sistem pendukung keputusan, e-commerce, dan big data.

Varank mengatakan Turki dan Hongaria memiliki pendekatan serupa untuk kebijakan AI, mencatat kedua negara dapat bekerja sama untuk mendukung seluruh rantai nilai AI dari pembuatan data hingga mengembangkan produk bersama.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya