Berita

Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha/Net

Dunia

Tak Hiraukan Rakyat Yang Protes, PM Thailand: Saya Tidak Akan Mundur

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 14:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha tidak mengindahkan tuntutan dari puluhan ribu pengunjuk rasa. Ia menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya.

Berbicara kepada wartawan usai menghadiri rapat kabinet darurat pada Jumat (16/10), Prayuth mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk menjaga ketertiban di Thailand, khususnya ibukota Bnagkok.

"Saya tidak akan mundur," tekan Prayuth, seperti dikutip Reuters.


"Pemerintah harus menggunakan peraturan darurat. Kami harus melanjutkannya karena situasi menjadi kekerasan. Ini digunakan selama 30 hari, atau kurang jika situasinya mereda," sambungnya.

Ia pun memperingatkan pengunjuk rasa untuk mengikuti peraturan darurat dan pihaknya akan tegas bagi setiap pelanggar.

"Tunggu dan lihat saja. Jika Anda melakukan kesalahan, kami akan menggunakan hukum," terangnya.

Pada Kamis pagi (15/10),  pemerintah memberlakukan keadaan darurat, di mana pertemuan lebih dari lima orang dilarang.

Menolak peraturan tersebut, para pengunjuk rasa melakukan aksi pada Kamis malam di Bangkok. Mereka kembali menyerukan pengunduran diri Prayuth, amandemen konstitusi, dan reformasi monarki.

Prayuth yang berkuasa dalam kudeta pada 2014 diduga telah merekayasa pemilu untuk melanggengkan posisinya.

Protes sebagian besar berlangsung damai. Namun para pengunjuk rasa menargetkan iring-iringan mobil Ratu Suthida yang membuat dua pengunjuk rasa ditangkap dan diancam hukuman mati.

Para pengunjuk rasa mengecam langkah-langkah darurat dan penangkapan sekitar 40 pengunjuk rasa dalam sepekan terakhir dan merencanakan demonstrasi lain pada Jumpat pukul 5 sore waktu Bangkok.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya