Berita

Dutabesar China untuk Kanada, Cong Peiwu/Net

Dunia

China Beri Peringatan Kanada Untuk Tidak Beri Suaka Politik Pada Para Pengunjuk Rasa Hong Kong

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perselisihan antara Kanada dan China semakin meluas dan melibatkan para pengunjuk rasa di Hong Kong.

Berbicara dalam konferensi video yang dikutip pada Kamis (15/10), Dutabesar China untuk Kanada, Cong Peiwu mendesak Ottawa untuk tidak memberikan suaka politik kepada para pengunjuk rasa Hong Kong.

"Kami sangat mendesak pihak Kanada untuk tidak memberikan apa yang disebut sebagai suaka politik kepada para penjahat kekerasan di Hong Kong," kata Peiwu seperti dikutip dari Canadian Press.


Peiwu mengatakan, jika Kanada memang tertarik dengan keselamatan dan kesejahteraan penduduk Hong Kong, termasuk sekitar 300 ribu warga negara Kanada, maka Ottawa harus mendukung hukum dan ketertiban di kota tersebut.

Sejauh ini, Kanada sendiri belum secara terbuka membahas kebijakan terkait dengan pemberian suaka kepada para pengunjuk rasa Hong Kong.

Namun Australia dan Inggris sebagai mitra Kanada sudah menawarkan tempat berlindung yang aman bagi penduduk Hong kong.

Persoalan pengunjuk rasa Hong Kong diperkirakan akan ikut menambah masalah dalam hubungan Kanada dan China yang saat ini pun tengah dilanda ketegangan.

Hubungan Ottawa dan Beijing mulai meregang ketika pihak berwenang Kanada menahan CFO Huawei, Meng Wanzhou pada 2018 atas permintaan Amerika Serikat (AS). China pun membalasnya dengan menangkap dua warga negara Kanada atas tuduhan spionase.

Hubungan yang tegang semakin diperburuk oleh kecaman Kanada terhadap UU Keamanan Nasional yang diberlakukan China baru-baru ini kepada Hong Kong. Menyusul beberapa penangguhan perjanjian bilateral antara Kanada dan Hong Kong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya