Berita

Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

Jawa Tengah, Papua dan Bali Jadi Perhatian Serius Satgas Penanganan Covid-19

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tiga daerah terdampak pandemi Covid-19 mendapat perhatian serius oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Jurubicara Satgas, Wiku Adisasmito menyebutkan tiga daerah yang mendapat perhatian serius antara lain Jawa Tengah, Papua dan Bali.

Terdapat beberapa indikator yang menyebabkan tiga daerah tersebut mesti diperhatikan secara serius. Pertama untuk kasus aktif Covid-19 yang mengalami peningkatan di Papua dan Jawa Tengah.


Kemudian, kasus sembuh di Jawa Tengah dan Papua mengalami penurunan, namun untuk kematian cenderung stagnan. Sementara untuk kasus kematian meningkat di Bali.

"Kami perlu memberikan perhatian lebih pada Jawa Tengah, Papua dan Bali," ujar Wiku dalam siatan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/10).

Lebih rinci, Wiku menyebutkan kenaikan angka kasus aktif di Jawa Tengah persentasenya 23,94 persen, lebih tinggi dari 2 minggu sebelumnya yang sebesar 22,49 persen.

Tapi angka kesembuhannya menurun dari 71,09 persen menjadi 70,35 persen, dan kasus kematian menurun dari 6,42 persen menjadi 5,71 persen.

Adapun untuk di Bali, persentase kematiannya meningkat dalam dua pekan terakhir. Persentasenya 2,97 persen, meningkat pada 4 Oktober menjadi 3,11 persen, dan meningkat lagi pada 11 Oktober menjadi 3,17 persen.

Namun, kesembuhan meningkat dari 81,90 persen pada 27 Septmeber, menjadi 83,46 persen pada 4 Oktober dan 85,90 persen pada 11 Oktober. Kasus aktif menurun dari 15,13 persen pada 27 September menjadi 11,03 persen pada 11 Oktober.

"Peningkatan kualitas rumah sakit rujukan, ditambahnya fasilitas isolasi mandiri atau rumah sakit darurat dapat membantu menekan angka kematian. Kepada warga Bali jika ada gejala Covid-19 segera melaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin," demikian Wiku Adisasmito.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya