Berita

Direktur Pusat Pengendalian Penyakit, Dokter Robert Redfield/Net

Kesehatan

Pertemuan Kecil Dalam Ruangan Bisa Jadi Pemicu Penularan Covid-19

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertemuan kelompok kecil dalam ruangan bisa menjadi pendorong lonjakan kasus Covid-19.

Direktur Pusat Pengendalian Penyakit, Dokter Robert Redfield mengungkapkan, saat cuaca mendingin di sebagian besar negara, orang-orang mengadakan pertemuan kecil, dan itu tanpa disadari mengarah pada peningkatan penyebaran virus.

Dalam percakapan teleponnya bersama Gubernur AS pada Selasa, Redfield mengatakan banyak orang yang mulai melakukan pertemuan kecil saat ini. 


"Apa yang kami lihat sebagai ancaman yang meningkat saat ini sebenarnya adalah penularan infeksi melalui pertemuan kecil di rumah atau di suatu ruangan. Sebentar lagi Thanksgiving akan datang, kami pikir itu sangat penting untuk menekankan kewaspadaan terhadap langkah-langkah mitigasi lanjutan ini dalam penerapannya di rumah atau di ruang tertutup," kata Redfield, seperti dikutip dari People, Kamis (15/10).

Ia mengatakan telah banyak kesadaran datang dari masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang lebih tinggi. Namun ternyata kasus masih terus berkembang.

"Apa yang kami lihat sebagai ancaman yang meningkat saat ini sebenarnya adalah penularan infeksi yang berasal dari pertemuan kecil, seperti acara keluarga," kata Redfield.

Dia mendesak para gubernur untuk mengeluarkan peringatan kepada warganya tentang perlunya berhati-hati menjelang musim liburan.

"Khususnya dengan Thanksgiving yang akan datang, kami pikir sangat penting untuk menekankan kewaspadaan langkah-langkah mitigasi lanjutan ini dalam pengaturan rumah tangga," kata Redfield.

Pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan agar keluarga menghindari berkumpul selama liburan tahun ini di ruang tertutup, atau membiarkan mereka melakukan pertemuan di ruang terbuka dan menjauh jika memungkinkan.

Setelah penurunan pada bulan September, kasus Covid-19 di AS kembali melonjak. Ada 54.512 infeksi baru pada 13 Oktober, seperti yang dilaporkan The New York Times.

"Kami sedang dalam krisis sekarang dan perlu segera mengubah perilaku kami untuk menyelamatkan nyawa," kata Gubernur Wisconsin, Tony Evers, saat  mengumumkan pembatasan baru pada pertemuan publik  minggu ini, menurut  WDIO .

"Virus ini dapat menyerang siapa saja, apakah Anda Presiden Amerika Serikat, pekerja, pelajar, pekerja industri jasa, pemilik usaha kecil, pensiunan, atau pejabat terpilih," tambah Evers. "Kami membutuhkan semua orang bersama-sama untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga keamanan tetangga dan komunitas kami."

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya