Berita

Kasus Covid-19 di Rusia semakin meningkat/Net

Kesehatan

74 Persen Ahli Medis Rusia Tidak Percaya Dengan Angka Statistik Resmi Covid-19

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 06:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus Covid-19 yang meningkat di Rusia menunjukkan bahwa negara itu belum siap untuk gelombang kedua virus. Survei yang diterbitkan oleh situs berita VTimes pada Kamis (15/10) menunjukkan dua pertiga petugas medis Rusia pesimis akan kesiapan negara itu.

Surrvei dilakukan oleh jaringan 'Doctor at Work' sepanjang 5-9 Oktober dengan jumlah responden sebanyak 798 yang terdiri dari profesional perawat kesehatan. Sebanyak 143 di antara jumlah itu berada  di Moskow dan sisanya berada di seluruh wilayah Rusia.

Rusia adalah negara paling terpengaruh keempat di dunia dengan lebih dari 1,35 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi. Jumlah kasus virus korona baru hampir tiga kali lipat dari sekitar lima ribu ke rekor baru lebih dari 14 ribu dalam sebulan.


Ketika diminta untuk menjawab apa yang menyebabkan kurangnya kesiapan Rusia,  mayoritas responden (84%) mengatakan bahwa rumah sakit Rusia kekurangan staf. Para dokter juga menunjukkan kurangnya peralatan termasuk pemindai CT dan ventilator, tempat tidur rumah sakit, serta obat-obatan dan alat pelindung, seperti yang dilaporkan The Moscow Times, Kamis (15/10).

Ketika 'Doctor at Work' bertanya kepada responden apakah mereka mempercayai statistik resmi Covid-19 Rusia, 74 persen mengatakan mereka tidak tercaya.

Survei tersebut mencatat bahwa 42,7 persen petugas medis di Moskow meyakini bahwa sistem perawatan kesehatan Rusia disiapkan untuk gelombang kedua.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya