Berita

Irjen Argo Yuwono dan Brigjen Slamet Uliandi merilis penangkapan anggota dan petinggi KAMI/RMOL

Presisi

Ujaran Kebencian Deklarator KAMI Anton Permana, Sebut NKRI 'Negara Kepolisian Republik Indonesia'

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 19:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Deklarator Koalisi Aksi Meyelamatkan Indonesia (KAMI) Anton Permana terpaksa ditangkap lantaran unggahanya bersifat kebencian terhadap Polri dengan memplesetkan NKRI sebagai 'Negara Kepolisian Republik Indonesia'.

Tidak cukup sampai disitu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membeberkan, Anton juga menyebut saat ini Polri telah melebihi dwifungsi ABRI saat zaman Orde Baru.

"Ini yang bersangkutan menuliskan di FB dan Youtube. Dia sampaikan di FB dan Youtube banyak sekali misalnya multifungsi Polri melebihi dwifungsi ABRI. NKRI jadi Negara Kepolisian Republik Indonesia," beber Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/10).


Argo menambahkan, Anton juga mengunggah status yang menyebut omnibus law UU Cipta Kerja merupakan bukti bahwa Indonesia telah dijajah oleh pengusaha dan negara telah dikuasai cukong. 

"Juga ada disahkan UU Ciptaker bukti negara telah dijajah. Dan juga negara tak kuasa lindungi rakyatnya, negara dikuasai cukong, VOC gaya baru," papar Argo.

Bersama pelaku, polisi turut mengamankan flash disk, HP, Laptop dan dokumen-dokumen sebagai barang bukti. Pelaku dijerat dengan pasal 28 ayat 2 UU ITE dan pasal 14 ayat 1 dan 2 dan pasal 15 UU 1/1946 juga ditambag dengan pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya