Berita

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) menyambut gembira SE Walikota Solo yang mengizinkan anak usia 5 tahun mendatangi area publik/RMOLJateng

Kesehatan

Di Solo, Anak 5 Tahun Kini Sudah Boleh Kunjungi Area Publik

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 16:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar gembira bagi warga Kota Solo, Jawa Tengah. Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terbaru yang berlaku sejak Selasa kemarin (13/10).

Dalam SE tersebut Walikota Solo memberikan kelonggarkan aturan dengan memperbolehkan anak-anak usia 5 tahun ke atas berkunjung ke tempat publik.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Solo melarang anak-anak usia 13 tahun ke bawah bepergian ke tempat publik. Hal ini dilakukan seiring jumlah pasien Covid-19 di Solo yang meningkat.


Untuk melindungi generasi bangsa, Walikota Solo kemudian melarang anak-anak berkunjung ke tempat publik. Seperti mall, pasar tradisional, tempat hiburan, tempat wisata, dan arena bermain.

SE Walikota Solo ini pun disambut antusias oleh Dirut Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Bimo Wahyu Widodo. Pihaknya pun langsung melakukan sosialisasi terkait anak usia 5 tahun ke atas boleh berkunjung ke tempat publik termasuk lokasi wisata.

"Sesuai SE Walikota Solo, TSTJ bisa menerima pengunjung dengan batasan usia 5 tahun ke atas. Kami menyambut dengan gembira dan itu menjadi tantangan kami juga untuk bisa menerapkan protokol kesehatan dan protokol konservasi, baik pada kami maupun kepada para pengunjung," papar Bimo, Kamis (15/10), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Pihak pengelola TSTJ pun tetap memberlakukan protokol kesehatan dan akan ada pengawasan ketat di dalam TSTJ agar jangan ada kerumunan pengunjung.

"Kami terus ingatkan jangan sampai berkerumun dengan jumlah yang banyak, selalu jaga jarak, jangan lupa memakai masker, juga sering  cuci tangan. Ada 40 titik di area TSTJ," paparnya.

Bukan hanya pengunjung saja, namun bagi penjual makanan dan minuman juga diingatkan untuk menjual makanan dengan dibungkus atau dibawa pulang, tidak makan di tempat.

"Diharapkan semua mengikuti protokol kesehatan yang ada karena ini kan untuk kita semuanya, dengan begitu objek pariwisata bisa berjalan normal kembali, terima kasih," tuturnya.

Untuk diketahui, SE Walikota Solo No 067/2386 tentang Perubahan Atas Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan Covid-19 ini berlaku sampai Senin (26/10) mendatang. Untuk kemudian dilakukan evaluasi, apakah dilanjutkan atau diubah sesuai kondisi yang ada.

"Setelahnya akan dievaluasi kembali apakah SE tersebut akan diperpanjang atau diubah kembali, ya agak dilonggarkan,” jelas Sekda Solo, Ahyani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya