Berita

Deklarasi pembentukan KITA Jakarta/RMOL

Politik

KITA Jakarta Deklarasi, Maman Imanulhaq: Kita Butuh Moralitas Baru!

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 18:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pada masa pandemi virus corona baru (Covid-19) yang masih berkelanjutan jangan sampai menimbulkan wabah kolektif berupa trauma sosial untuk melakukan perubahan.

Masyarakat tidak boleh menutup dan menarik diri dari realitas ini. Masyarakat harus terus bergerak dan menggunakan momentum ini untuk terus berkkreatifitas, berinovasi dan melakukan transformasi budaya.

Demikian yang dikatakan Ketua KITA, Maman Imanulhaq saat dilaksanakan Deklarasi KITA Jakarta, Rabu (14/10).


“Pandemi ini telah menciptakan normalitas baru. Kita butuh moralitas baru berupa semangat kreatifitas, bergotong royong dan optimisme,” ujar Maman.

Deklarasi yang dilaksanakan di salah satu Kafe di Mall Epiwalk Kuningan ini didahului dengan Dialog Kebangsaan yang menghadirkan beberapa narasumber.

Para tokoh yang dihadirkan antara lain Revano Santosa, Priskiyanto dan Moderatori Mantan Ketua Ombusman RI Danang Girindawardana.

Dalam pandangannya Revano menuturkan bahwa seluruh masyarakat harus percaya kepada Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini.

“Bangsa ini memiliki ideologi Pancasila dengan sila pertama Ketuhanan YME. Maka kita harus percaya bahwa Tuhan itu memberi yang terbaik. Tuhan itu Maha Kreatif. Kalau ingin bertahan dalam masa pandemi ini, kita harus kreatif,” kata Revano.

Deklarasi ini mengukuhkan Priskiyanto, Eko Prasetyo, Yuliana Zahara, dan Rizal Maulana sebagai Majelis Hikmah, Badan Kebijakan, Sekjen dan Koordinator Dewan Perwakilan.

Dalam kesempatan ini KITA meluncurkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan RBT lagu Indonesia Kita yang dinyanyikan Camelia Petir.

“Kita terpanggil untuk meneguhkan moralitas dan tanggung jawab sebagai kekuatan besar untuk menggerakan perubahan yang mendasar dalam semangat gotong royong,” tandas Eko Prasetyo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya