Berita

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Desra Percaya dalam webinar pada Rabu, 14 Oktober 2020/RMOL

Dunia

Kompak Promosikan Islam Moderat Ke Kancah Global, Hubungan Indonesia-Maroko Makin Kokoh

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tahun ini, dua sahabat jauh, Indonesia dan Maroko memperingati 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang pertama kali dibangun pada 19 April 1960.

Selama 60 tahun menjalin hubungan, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Desra Percaya mengatakan, kerja sama kedua negara di berbagai bidang berlangsung dengan baik dan stabil.

Kedua negara bahkan memiliki visi khusus untuk memajukan Islam moderat ke dunia internasional. 


"Ini bukti kokohnya penguatan kerja sama kedua negara di tengah dunia yang dinamis, termasuk akibat Covid-19," kata Desra dalam webinar yang digelar Kemlu bertajuk "The Perspectives of Moderate Islam in Indonesia and Morocco" pada Rabu (14/10).

Desra berharap, dengan semakin kuatnya hubungan kedua negara, Indonesia dan Maroko dapat mempromosikan Islam moderat ke dunia internasional, baik secara bilateral maupun melalui berbagai forum global.

Webinar yang digelar Kemlu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Maroko dengan mengundang berbagai narasumber dari akademisi dan tokoh Islam kedua negara.

Beberapa narasumber webinar ini di antaranya adalah penulis buku Moderasi Beragama di Indonesia, Dr. Muhlis Hanafi; President of the International Academic Centre of Sufi & Aesthetic Studies, Dr. Aziz El Kobaithi Idrisi Hasani; Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, Prof. H. Syafiq A. Mughni; dan Direktur Dar El Hadith El-Hassania, Dr. Ahmed El Khamlichi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya