Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Yakin, Jika Ia Menang Iran Akan Rela Buat Kesepakatan Baru Dengan AS

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 14:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tampak percaya diri dengan masa depan hubungannya dengan Iran jika ia memenangkan pemilihan pada November.

Dalam pidato kampanyenya di Sanford, Florida pada Senin (12/10), Trump bahkan yakin Teheran sangat ingin membuat kesepakatan baru dengan Washington.

"Saya menarik diri dari kesepakatan nuklir yang menghancurkan pemerintahan terakhir," kata Trump, seperti dikutip Sputnik.


"Mungkin panggilan pertama yang akan saya dapatkan setelah kita memenangkan pemilihan adalah dari Iran yang sangat ingin membuat kesepakatan, karena PDB mereka turun 28 persen," lanjutnya.

Sebelumnya, pada September, dalam kampanye di Dayton, Ohio, Trump mengatakan AS ingin Iran menjadi negara yang kuat tetapi tidak ingin Teheran memiliki senjata nuklir.

Pada akhir bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dia berharap Washington akan melanjutkan kebijakannya saat ini tentang Iran terlepas dari hasil pemilihan presiden November.

Pompeo telah mengklaim bahwa negara-negara Uni Eropa seperti Prancis, Jerman dan Inggris puas dengan kebijakan AS tentang Iran bahkan jika mereka tidak mau mengakuinya secara terbuka.

Sejak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada 2018, pemerintahan Trump gencar melancarkan kebijakan tekanan maksimum pada Teheran.

Trump terus memberlakukan sanksi untuk sektor ekonomi Iran. Bahkan terbaru, AS berusaha untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya