Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akui selalu berjuang dapatkan alutsista terbaik untuk Indonesia/Net

Politik

Akui Lelah Safari Ke Berbagai Negara, Prabowo: Ini Perjuangan Saya

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 09:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke berbagai negara bukan tanpa alasan. Sebaliknya, ada agenda penting yang hendak dicapai.

Dalam wawancara khusus dengan DPP Partai Gerindra, Prabowo membeberkan alasannya kerap melakukan safari ke luar negeri.

Ia mengatakan, saat ini Indonesia masih bergantung pada teknologi asing. Walaupun Presiden Joko Widodo memiliki visi untuk mengembangkan industri dalam negeri, ada beberapa alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang harus didapatkan dari luar negeri.


"Saya ingin harga terbaik, paling murah, tapi kualitas paling tinggi. Ini selalu perjuangan saya. Itulah yang membuat saya keliling ke luar negeri," ungkap Prabowo, seperti dikutip redaksi pada Selasa (13/10).

Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan, untuk membeli teknologi dari luar, pihaknya tidak bisa langsung ke pabrik atau kontraktor produk tersebut. Melainkan harus ada izin dari pemerintah setempat lebih dulu.

"Karena itu kita harus datang ke pemerintah, ke menteri pertahanan negara itu, kulo nuwun, sowan, minta izin," lanjut Prabowo.

"Kalau mereka baik sama kita, mereka memandang Indonesia bersahabat, kita harus bikin perjanjian kerja sama pertahanan. Dari situ baru kita bisa negosiasi sama pabrik-pabrik," sambungnya.

Namun pada beberapa kesempatan, ia menuturkan, ada negara-negara yang tidak memberikan izin pada Indonesia. Itu adalah hal yang terkadang membuatnya lelah melakukan safari.

"Jadi kadang-kadang capek harus datangi semua negara untuk mendapat izin. Kadang-kadang dia tidak mau kasih," paparnya.

"Karena itu, persahabatan, diplomasi sangat penting," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya