Berita

Gubernur DKI Jakarta, saat meninjau Halte Bundaran Indonesia yang telah diperbaiki sementara agar bisa kembali digunakan pengguna Transjakarta/Istimewa

Nusantara

Apresiasi Proses Perbaikan Halte Transjakarta, Anies: Semangat Membangun Tidak Ikut Hangus

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jajaran Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat memperbaiki sejumlah halte TransJakarta yang rusak akibat tindakan anarkis massa saat demo menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja pada Kamis lalu (8/10).

Melalui akun Facebook resminya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang bekerja keras memperbaiki dan merapikan kembali halte yang rusak dan terbakar.

"Apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Pemprov DKI dan BUMD, juga pihak-pihak lain yang membantu dalam gerebek halte ini," ungkap Anies seperti yang dikutip Redaksi, Senin (12/10).


Menurut Anies ada ratusan orang yang bekerja keras 24 jam untuk memulihkan sejumlah fasilitas umum yang hancur. Meski merasa geram dengan tindakan anarki tersebut, namun bagi Anies kegeraman itu tak boleh mengalahkan kepentingan warga.

"Mereka ikut geram karena halte kebanggaannya rusak berat. Apalagi halte yang rusak adalah halte terbaik, tercantik, dan tercanggih di Jakarta, mungkin di Indonesia. Tapi kegeraman itu tak boleh mengalahkan kepentingan warga," jelasnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu pun menyatakan kobaran api boleh membakar halte, tetapi ilmu dan semangat membangun kembali demi warga tak ikut hangus terbakar.

"Mari kita jaga fasilitas publik darurat ini sama-sama, dan seterusnya nanti sampai kembali berdiri lengkap seperti sebelumnya," tutup Anies.

Untuk diketahui, setidaknya ada sebanyak 46 halte Transjakarta menjadi sasaran amuk massa dalam aksi yang berujung dengan pengrusakan dan pembakaran. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp 65 milliar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya