Berita

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden: Saya Hanya Akan Kalah Jika Donald Trump Curang

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden tampaknya sangat yakin jika ia dapat mengambil alih posisi di Gedung Putih dari pertahana, Donald Trump.

Berdasarkan jajak pendapat nasional dan negara bagian, dukungan untuk Biden dan Trump semakin melebar dengan mantan wakil presiden era Barack Obama itu memenangkan suara.

Bahkan menurut jajak pendapat yang dirilis oleh The Washington Post dan ABC News pada Minggu pagi, Biden memimpin 12 poin dari Trump.


Pada Sabtu (10/10), ketika jarak antara Biden dan Trump sudah mencapai dua digit, kandidat presiden berusia 77 tahun itu mengatakan jika ia tidak akan mungkin kalah, kecuali adanya kecurangan dari lawan.

Di akun Twitter-nya, Biden pun semakin gencar mengajak semua pemilih untuk memberikan suaranya agar tidak dimanfaatkan oleh pihak lawan untuk menipu.

"Satu-satunya cara kita kehilangan ini adalah dengan kecurangan yang terjadi terkait dengan tempat pemungutan suara (TPS)," tweet Biden.

Dalam acara kampanye di Erie, Pennsylvania pada akhir pekan, Biden juga meminta agar semua orang memilih.

"Ini kesepakatannya, teman-teman, Anda harus memastikan Anda keluar dan memilih, karena satu-satunya cara kami kalah adalah dengan kecurangan yang terjadi terkait denganTPS,” kata Biden.

Biden menuding, Trump berusaha menempatkan "sekelompok orang" di TPS untuk mencurangi hasil suara pemililhan. Ia merujuk pada para pendukung Trump yang melakukan aksi di TPS Fairfax, Virginia pada 19 Septembber.

Ketika itu, para pendukung Trump datang ke TPS. mereka membawa bendera Amerika Serikat, spanduk Trump, meneriakkan "empat tahun lagi", sementara tetap berada sekitar 100 kaki dari pintu masuk gedung.

Dalam satu kesempatan, Biden juga mengatakan akan menerima hasil pemilihan.

"Saya akan menerima hasil pemilihan ini, titik," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya